Sabtu, 07 Maret 2015

Aset Aceh yang Terbengkalai

Disepanjang jalan Medan-Banda Aceh, anda pasti kerap menemukan bangunan yang tidak difungsikan atau dibiarkan begitu saja setelah selesai dibangun. Kondisi bangunan tersebut tidak terurus, dan bahkan dalam kondisi lebih parah lagi yakni sudah rusak disana disini. Bangunan-bangunan tersebut bisa jadi merupakan milik Pemerintah Provinsi Aceh atau Pemerintah Kabupaten/Kota.

Berikut ini adalah aset-aset Aceh yang berada dalam kondisi terbengkalai di beberapa kabupaten/kota, yakni:

LHOKSEUMAWE :
1.      Pasar buah yang berlokasi di Jalan Pase.
Aset daerah senilai Rp 3 miliar dengan 128 blok itu terbengkalai. Alasan pedagang yang seharusnya menempati blok tersebut adalah karena mereka tak ada jatah. Untuk itu, kalangan anggota DPRK Lhokseumawe meminta dinas terkait segera mendata ulang siapa saja pemilik blok di pasar itu.
2.      Aset Taman Legos.
Aset yang dibangun dengan dana otonomi khusus (otsus) tahun 2012-2013 senilai Rp 1,5 miliar pada eks terminal labi-labi Kota Lhokseumawe terbengkalai. Kini sejumlah perangkat dan properti di taman itu  mulai dirusak dan dijarah warga. Taman Legos direncanakan akan dijadikan pusat kuliner di Kota Lhokseumawe. Proses pembangunannya telah rampung tahun 2013 dan telah diserahkan ke Pemerintah Kota Lhokseumawe. Namun, usai serah terima itu, tidak langsung difungsikan, karena pemerintah masih menunggu pihak swasta yang mau mengelola taman tersebut.

MEULABOH:
1.      Tugu Kupiah Meukeutop
Lambang daerah Kabupaten Aceh Barat, serta lokasi gugurnya Pahlawan Nasional Teuku Umar Johan Pahlawan yang terletak di Desa Suak Ujong Kalak, Kota Meulaboh, kini terbengkalai. situs budaya yang dibangun kembali sekitar tahun 2006 oleh Badan Rehabilitasi dan Rekontruksi (BRR) Aceh dengan biaya mencapai ratusan juta rupiah itu, kini tak bisa dimanfaatkan dengan baik karena ditumbuhi rumput liar dan tak ada perawatan. Menurut Iskandar Nusa seorang budayawan Aceh Barat, lokasi tugu yang terletak di bekas tempat berdirinya Tugu Prasamya Purnakarya yang diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia sekitar tahun 1995 lalu, dan dijadikan sebagai lokasi pembangunan tugu Kupiah Meukeutop itu dinilai tak layak karena lokasinya yang tidak strategis dan tak banyak diketahui oleh masyarakat luas, karena berada di jalan yang buntu dan lokasi yang kumuh.

BIREUEN:
1.      Pabrik pengolahan pakan ternak bantuan Jepang di Gle Kuprai Gandapura.
Hingga saat ini tidak difungsikan untuk  menghasilkan pakan ternak. Selain bantuan Jepang pada tahun 2000, Pemkab Bireuen waktu itu juga mengucurkan bantuan tambahan Rp 100 juta pada  tahun 2002, Rp 100 juta pada tahun 2004, kemudian bantuan mesin tahun 2013 yang dananya bersumber dari APBA.
2.      Pabrik inti keramik di Juli.
Pabrik yang didirikan dengan bantuan Pertamina tahun 2003 senilai Rp 1,2  miliar.
3.      Pabrik Biodiesel di Desa Beunyot Juli.
Pabrik tersebut dibangun tahun 2010 dengan dana Mensos RI Rp 1,5 miliar ditambah bantuan Otsus 2010 Rp 2,7 miliar, kemudian APBA 2012 Rp 300 juta. Pabrik ini  sebetulnya mampu mengolah 20.000 butir kelapa per hari tapi tak difungsikan.
4.      Gedung pasar grosir Bireuen.
Sebagai bagian dari paket bantuan tsunami, dibangun tahun 2007 oleh BRR NAD-Nias. Nilai bangunannya adalah Rp 7 miliar. Bangunan diserahkan ke Pemkab Bireuen tahun 2009. Pernah ditempati sementara sebagai pasar grosir. Kemudian disewakan kepada Pante Perak Group tahun 2013. Setahun kemudian Pante Perak angkat kaki, gedung itu kosong hingga kini.
5.      Mesin press sabut kelapa di pinggir jalan kawasan Desa Paya Meuneng, Peusangan.
Mesin bantuan Pertamina tahun 2011 lalu senilai Rp 800 juta belum difungsikan
6.      Pabrik susu kedelai di Peudada.
Dibangun dengan dana APBA tahun 2006 Rp 6 miliar, hingga kemarin belum difungsikan.

BANDA ACEH:
1.      Pasar baru Ulee Kareng yang didirikan di Gampong Ceurih, Ulee Kareng.
Diresmikan pada 2010 lalu, hingga kini masih terbengkalai. Tak ada aktivitas jual beli apapun di pasar ini. Camat Ulee Kareng, Aulia R Dahlan mengakui bahwa pasar seluas 2.000 meter ini tidak digunakan oleh pedagang. Setelah diresmikan, pasar ini sempat difungsikan selama tiga bulan. Namun, pedagang kembali ke pasar lama di kawasan Simpang Tujuh Ulee Kareng, karena pendapatan mereka menurun drastis akibat tidak ada pembeli yang datang ke pasar baru. Menurut para pedagang lokasi pasar tersebut tidak cocok, karena jauh dan masuk ke dalam. Pedagang lebih memilih berjualan di Simpang Tujuh, karena banyak orang yang melewati tempat ini. Tempat ini pun mudah diakses masyarakat, disbanding lokasi Pasar Baru tersebut.

PIDIE JAYA :
1.      Rumah Potong Hewan di kabupaten Pidie Jaya yang belokasi di pinggir sungai (krueng) Meureudu di Gampong (Desa) Jurong, Teupin Pukat, Kemukiman Kuta Simpang, Kec. Meurah Dua.
Meski pembangunan sudah lebih setahun selesai, namun hingga kini terkesan diterlantarkan begitu saja tanpa ada upaya untk difungsikan. Akses jalan masuk menuju RPH tersebut tidak tersedia. Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kewan Kesmavet) Distannak Pidie Jaya, drh Mahdi M Thaib kepada wartawan mengatakan, RPH yang dibangun dengan dana APBN TA 2012 belum digunakan karena beberapa peralatan yang dibutuhkan belum lengkap. Fasilitas untuk mendukung operasional RPH tersebut belum tersedia seperti tempat pembuangan limbah, kandang istirahat, listrik, air bersih, dan yang terpenting lagi adalah peralatan.

ACEH UTARA:
1.      Aset Perusahaan Daerah Bina Usaha (PDBU) pemkab Aceh Utara, senilai Rp 16 miliar.
Aset tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Semenjak didirikan pada tahun 90-an pabrik garmen PT Lambortex, yang dikelola PT Bina Usaha Satu, merugi total. Aset lain seperti dan Kilang Crude Palm Oil (CPO) juga tak memberi hasil. Sementara kapal Marisa menjadi besi tua setelah terdampar di perairan Samudera Hindia, Kabupaten Aceh Singkil. Ketiga aset itu tak berfungsi disebabkan faktor kesalahan dalam menajemen. Sehingga, untuk mengoperasionalkan kembali pabrik garmen dan kelapa sawit tersebut dibutuhkan restrukturisasi di bidang manajemen baru dan rasionalisasi karyawan dalam upaya efisiensi penggunaan anggaran.

ACEH SELATAN:
1.      Terminal tipe C yang telah siap dibangun di Kecamatan Labuhan Haji dan Kecamatan Trumon Timur.
Fasilitas infrastuktur yang di bangun tahun 2011 dan 2012 lalu menelan dana miliaran rupiah sumber anggaran APBA/Otsus ini, setelah siap dibangun sampai sekarang kondisinya terbengkalai tidak dimanfaatkan. Ketua LSM Lembaga Independen Bersih Aceh Selatan (Libas), Mayfendri, menyatakan penyebab terminal tipe C yang berlokasi di Trumon Timur dan Labuhan Haji sampai sekarang tidak bisa dimanfaatkan, selain tidak adanya tindakan tegas dan kemauan yang kuat dan ikhlas dari Pemkab Aceh Selatan melalui dinas terkait untuk memfungsikan terminal itu, juga disebabkan karena perencanaan awal yang salah.  
Bukti perencanaan awal yang salah itu karena penempatan lokasi pembangunan terminal yang salah yakni dibangun di lokasi yang sepi atau jauh dari keramaian rumah penduduk, seperti di Trumon Timur kenapa tidak dibangun terminal itu di simpang Krueng Luas yang jelas-jelas pusat keramaian, demikian juga terminal Labuhan Haji kenapa tidak dibangun di lokasi kompleks pasar Labunan Haji yang juga bekas lokasi terminal lama.

Selain aset-aset di atas masih terdapat banyak lagi aset-aset terbengkalai milik pemerintah Aceh baik yang berbentuk bangunan, pabrik, mesin, dan alat transportasi. Aset-aset tersebut hanya menghabiskan anggaran daerah jika tidak dimanfaatkan. Anggaran tersebut seharusnya dapat digunakan untuk membantu perekonomian dan menyejahterakan masyakat Aceh.

Selasa, 10 Februari 2015

Ironis: Aceh “7 Provinsi Terkaya Sekaligus 7 Provinsi Termiskin di Indonesia”



Berikut ini adalah 7 besar Provinsi terkaya di Indonesia :

1. Kalimantan Timur ( Kota Bontang )
2. Papua ( Kabupaten Mimika )
3. DKI Jakarta ( Jakarta Pusat )
4. Jawa Timur ( Kota Kediri )
5. Riau ( Kabupaten Siak )
6. NTB ( Kabupaten Sumbawa Barat )
7. Aceh ( Aceh Utara )

Sebab Aceh Menduduki Peringkat Ke-7 Terkaya di Indonesia.
Aceh telah membelanjakan sekitar Rp. 19 Triliun pada tahun 2011, dan pada akhir tahun 2012 diprediksikan sekitar Rp. 20 Triliun akan dibelanjakan, sebagian anggaran belanja tersebut diperoleh dari dana otonomi khusus yang diberikan sejak 2008. Sejak tahun 2008-2012 Aceh telah membelanjakan sekitar kurang lebih Rp. 91 Triliun, nilai anggaran tersebut lebih besar dari semua provinsi di Sumatera sehingga menetapkan Aceh sebagai Provinsi Terkaya  ke-7 di Indonesia.
Namun amat disayangkan, kekayaan tersebut bukan diukur dari Pendapatan Daerah Bruto (PDB), melainkan dari banyaknya anggaran belanja provinsi Aceh. Padahal telah kita ketahui, bahwa Aceh memiliki banyak Sumber Daya Alam meliputi; Minyak Bumi, Gas, dan Tambang Emas. Selain itu, dari Sektor Industri Aceh memiliki PT. Arun, PT. Pupuk Iskandar Muda, PT. Asean Aceh Fertilizer, Semen Andalas, dan Exxon Mobil. Dari sektor perikanan & kelautan Aceh memiliki PDB yang lumayan tinggi, Namun sayang itu semua tidak dapat dimanfaatkan seefektif & seefesien mungkin.

Daftar 7 Provinsi Termiskin di Indonesia
10 Propinsi dengan Angka Kemiskinan Tertinggi (%)
No
Propinsi
Angka Kemiskinan
1
Papua Barat
36,80
2
Papua
34,88
3
Maluku
27,74
4
Sulawesi Barat
23,19
5
Nusa Tenggara Timur
23,03
6
Nusa Tenggara Barat
21,55
7
Aceh
20,98
8
Bangka Belitung
18,94
9
Gorontalo
18,70
10
Sumatera Selatan
18,30
Sumber: Sensus Nasional BPS 2010

Sebab Aceh Menduduki Peringkat Ke-7 Termiskin di Indonesia.
Yang dimaksud dengan penduduk miskin adalah mereka yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan. Angka garis kemiskinan pada Maret 2010 adalah Rp211.726,- per kapita per bulan.
Menurut pendekatan ini, penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan (GK). Secara teknis GK dibangun dari dua komponen yaitu Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non-Makanan (GKNM). GKM merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2.100 kilo kalori per kapita per hari; sedangkan GKNM merupakan kebutuhan minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan.
Berdasarkan kajian Public Expenditure Analysis & Capacity Strengthening Program (PECAPP), yang didukung Bank Dunia dan Ausaid, Aceh saat ini menjadi Provinsi Termiskin ke-7 di Indonesia dengan jumlah penduduk miskin mencapai 20,98 %, jumlah penduduk Aceh sekitar 4,3 juta jiwa angka tersebut di atas rata-rata nasional yang sebesar 13,3%. Anggaran yang besar  tersebut belum berimbas pada perbaikan terhadap kesejahteraan masyarakat secara signifikan.  
Ini merupakan hal yang sangat ironis, dengan anggaran sebesar itu masyarakat Aceh masih terpuruk dalam kemiskinan. Intervensi politik dalam penyusunan strategi anggaran menjadi penyebab ketidak-efisien-an anggaran, serta pemerintah Aceh masih mengutamakan pembangunan di mana-mana tanpa memandang pentingnya peningkatan mutu pendidikan di Aceh, hal ini di tambah lagi dengan indikasi korupsi yang masih tinggi di Aceh. Data yang di liris oleh salah satu lembaga anti korupsi, menempatkan Aceh sebagai provinsi terkorup ke-2 di Indonesia. Selain itu, Aceh juga di kenal sebagai salah satu daerah yang kerap terlambat dalam pengesahan APBD sehingga berdampak kepada kecilnya realisasi atau penyerapan anggaran pada tahun berjalan.
sumber: berbagai sumber

Minggu, 16 November 2014

TELEKOMUNIKASI, INTERNET, DAN TEKNOLOGI NIRKABEL



7.1 TELEKOMUNIKASI DAN JARINGAN DALAM DUNIA BISNIS SAAT INI

TREN DALAM DUNIA JARINGAN DAN KOMUNIKASI
Perusahaan di masa lalu menggunakan dua jenis berbeda secara fundamental dari jaringan: jaringan telepon dan jaringan komputer. Jaringan telepon historis menangani komunikasi suara, dan jaringan komputer menangani lalu lintas data.

APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN JARINGAN KOMPUTER
Sebuah jaringan sederhana yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung. Komponen transmisi yang digunakan meliputi komputer, antarmuka jaringan, media koneksi, perangkat lunak sistem operasi jaringan, dan baik hub atau switch. 
Jaringan di Perusahaan Besar
Infrastruktur jaringan untuk sebuah perusahaan besar menggunakan beragam teknologi diantaranya sistem tradisional telepon, komunikasi seluler, jaringan area lokal nirkabel, sistem konferensi video, situs Web perusahaan, intranet, ekstranet, dan sebuah array dari jaringan area lokal dan luas, termasuk internet.

KUNCI TEKNOLOGI DALAM JARINGAN DIGITAL
Jaringan digital dan internet masa kini didasarkan pada tiga teknologi utama, yaitu komputasi client/server, penggunaan packet switching, dan adopsi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) sebagai standar komunikasi universal untuk menghubungkan jaringan yang berbeda dan komputer, termasuk Internet. Protokol menyediakan seperangkat aturan yang memungkinkan komunikasi antar beragam komponen dalam jaringan telekomunikasi.

7.2 JARINGAN KOMUNIKASI

SINYAL: DIGITAL VS ANALOG
Ada dua cara untuk mengomunikasikan pesan dalam jaringan, yaitu; sinyal analog atau sinyal digital. Sinyal analog diwakili oleh gelombang kontinu yang melewati media komunikasi dan telah digunakan untuk komunikasi suara. Sinyal digital adalah gelombang diskritdan kontinu yang berbentuk biner. 

JENIS-JENIS JARINGAN
Jaringan area lokal (LAN) menghubungkan PC dan perangkat digital lainnya bersama-sama dalam radius 500 meter dan digunakan saat ini untuk banyak tugas komputasi perusahaan. Komponen jaringan dapat dihubungkan bersama-sama menggunakan bintang, bus, atau topologi ring. Jaringan luas (WAN) menjangkau jarak geografis yang luas, mulai dari beberapa kilometer ke benua, dan jaringan pribadi yang dikelola secara mandiri. Jaringan area metropolitan (MAN) adalah jaringan yang mencakup area metropolitan, biasanya daerah kota dan pinggiran kota.

MEDIA TRANSMISI DAN KECEPATAN TRANSMISI
Media transmisi fisik menggunakan kawat pasangan berpilin, kabel tembaga koaksial, kabel serat optik, dan transmisi nirkabel.

7.3 INTERNET GLOBAL

APA ITU INTERNET?
Internet adalah jaringan di seluruh dunia jaringan yang menggunakan client / server model komputasi dan model referensi jaringan TCP / IP. 
Digital subscriber line (DSL) teknologi, koneksi internet kabel, dan T1 garis sering digunakan untuk koneksi internet berkapasitas tinggi.

ALAMAT DAN ARSITEKTUR INTERNET
Setiap komputer di Internet diberi alamat IP numerik yang unik. 
Sistem Penamaan Domain
Domain Name System (DNS) mengubah alamat IP agar nama domain lebih user-friendly.
Arsitektur dan Tata Kelola Internet
Kebijakan Internet di seluruh dunia yang ditetapkan oleh organisasi dan badan pemerintah, seperti Arsitektur Dewan Internet (IAB) dan World Wide Web Consortium (W3C).

LAYANAN INTERNET DAN ALAT KOMUNIKASI
Layanan Internet
Layanan Internet utama termasuk e-mail, newgroups, chatting, instant messaging, Telnet, FTP, dan Web. Halaman web didasarkan pada Hypertext Markup Language (HTML) dan dapat menampilkan teks, grafik, video, dan audio. Direktori web situs, mesin pencari, dan teknologi RSS membantu pengguna menemukan informasi yang mereka butuhkan di Web. RSS, blog, jejaring sosial, dan wiki adalah fitur Web 2.0.
Voice over IP dan Jaringan Pribadi Virtual
Perusahaan juga mulai menyadari ekonomi dengan menggunakan teknologi VoIP untuk transmisi suara dan dengan menggunakan jaringan privat virtual (VPN) sebagai penerbangan murah alternatif untuk WAN swasta.

7.4 REVOLUSI NIRKABEL

SISTEM SELULER
Jaringan seluler berkembang menuju kecepatan tinggi, bandwidth yang tinggi, transmisi packet-switched digital. Jaringan broadband 3G mampu mentransmisikan data dengan kecepatan mulai dari 144 Kbps sampai lebih dari 2 Mbps. Jaringan 4G mampu kecepatan transmisi yang bisa mencapai 1 Gbps mulai digulirkan.
Standar seluler utama termasuk Code Division Multiple Access (CDMA), yang digunakan terutama di Amerika Serikat, dan Global System for Mobile Communications (GSM), yang merupakan standar di Eropa dan banyak dari sisa dunia.

JARINGAN KOMPUTER NIRKABEL DAN AKSES INTERNET
Standar untuk jaringan komputer nirkabel meliputi; Bluetooth (802.15) untuk jaringan area pribadi kecil (PANS), Wi-Fi (802.11) untuk jaringan area lokal (LAN), dan WiMax (802.16) untuk jaringan area metropolitan (MAN).

RFID DAN JARINGAN SENSOR NIRKABEL
Radio Frequency Identification (RFID)
Sistem identifikasi frekuensi radio (RFID) menyediakan teknologi yang canggih untuk melacak pergerakan barang dengan menggunakan label kecil dengan data tertanam tentang item dan  lokasinya. Pembaca RFID membaca sinyal radio yang ditransmisikan oleh label dan melewatkan data melalui jaringan ke komputer untuk diproses. 
Jaringan Sensor Nirkabel
Jaringan sensor nirkabel (WSNs) adalah jaringan dari perangkat nirkabel yang saling berhubungan yang tertanam ke dalam lingkungan fisik untuk menyediakan pengukuran dari banyak tempat pada wilayah yang luas.